Tidur Sendiri Lebih Baik Untuk Bayi?
Theresia Karo Karo Official Writer
Bagi para orang tua, untuk membiarkan bayi tidur sendiri atau bersama orang tua terkadang menjadi perdebatan yang cukup serius. Sebagian menganggap bahwa membiarkan bayi tidur sendiri akan mengajarkan kemandirian sedari dini. Sedangkan yang lain menganggap membiarkan bayi tidur sendiri akan menimbulkan kekhawatiran.
Bila anda masih bingung menentukan pilihan, berikut beberapa alasan mengapa bayi yang tidur sendiri lebih memberikan manfaat positif.
Bisa Menenangkan Diri Sendiri
Bila bayi di beri tempat privasi, mereka akan lebih bisa mengembangkan kemampuan mereka untuk menenangkan diri agar tertidur lelap. Hal yang berbeda mungkin akan terjadi saat bayi tidur seranjang dengan orang tua. Karena biasanya, orang tua akan menimang bayi agar mereka tertidur.
Meningkatnya Kepercayaan Diri
Alasan lain mengapa bayi yang dibiarkan tidur sendiri akan lebih baik, yakni mereka akan terbiasa mendapat tidur yang berkualitas dalam waktu singkat. Yang perlu diperhatikan sebelumnya adalah orang tua perlu memperhatikan kebutuhan dan keamanan si kecil selama dia tidur sendiri.
Terbiasa Mandiri
Bila orang tua membiasakan anak tertidur dengan orang tua sejak bayi, maka akan mempengaruhi kemandiriannya di masa depan. Saat mereka semakin dewasa, anak cenderung menjadi pribadi yang kurang mandiri.
Hubungan Suami Istri Tetap Hangat
Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh bayi, termasuk orang tua. Saat anda masih membiarkan bayi berusia empat hingga enam minggu maka akan mengganggu intimasi antara suami dan istri.
Menghindari Bahaya
Ketika tidur, tanpa disadari orang dewasa akan bergerak bebas. Hal yang mungkin terjadi saat bayi tidur bersama orang tua adalah orang tua tanpa sengaja menimpa salah satu bagian tubuh bayi yang masih rawan, terkena lilitan selimut hingga tertutupi bantal. Oleh sebab itu lebih disarankan agar bayi tidur di ranjangnya sendiri.
Sumber : Ayahbunda/Kompas.com by tk
Halaman :
1